Airdroid.apk Tool Akses Ponsel dari Browser

Bagi pengguna android yang suka didepan laptop atau PC , bekerja menggunakan komputer sekaligus menggunakannya untuk media berkomunikasi maka dibutuhkan perangkat yg dapat digunakan untuk bisa mengakses ponselnya untuk terima dan baca pesan atau juga untuk mengakses file-file yg ada pada ponsel tersebut untuk sekedar dilihat atau juga di download untuk print atau untuk diedit .

Airdroid.apk saya gunakan karena kebutuhan tersebut di atas. Ditambah lagi dengan kemudahan-kemudahan yang disediakannya antara lain

A. untuk koneksi antar device

  1. Akses mudah dengan wifi , cukup koneksikan laptop dan gadget android Anda ke wifi. start aplikasi airdroid , dan koneksikan . ketik url address ke device Anda
  2. Gunakan wifi tethering pada ponsel, untuk menghubungkan ke laptop bilamana akses wifi tidak ditemukan .

B. Fitur-fitur yang tersedia

Diantara fitur-fitur yang tersedia , fitur yang sering saya gunakan :

  1. Chat via text messaging (sms)
  2. Pencarian aplikasi di google play
  3. Speed install untuk instal .apk dengan cepat (cukup drag and drop)
  4. upload file ke device
  5. download file ke device
  6. manajemen contact
  7. Music player
  8. Video player
  9. Screenshot (butuh akses root)

C. Browser support

  1. Chrome
  2. Firefox
  3. Opera (ada limitasi)
  4. IE (mending tidak digunakan)

D. Security

Tersedia pula menu untuk menggunakan akses secured (https/ssl)

E. Instalasi

Untuk menggunakan tool ini cukup akses ke play.google.com kemudian search airdroid . Instal-nya pun cukup mudah dengan ukuran file yang juga cukup kecil .

F. Snapshot

airdroid_1

 

Penutup

Tidak lengkap rasanya pada saat kita menggunakan ponsel untuk beragam keperluan, tapi untuk mengaksesnya tidak cukup fleksibel. Airdroid barangkali adalah salah satu solusi yg bisa kita gunakan untuk mendukung performa kita .

Advertisements

Tinjauan mengenai Aplikasi Learning Management System

Sekian banyak penggiat e-learning pada awalnya menerapkan e-learning dengan fokus pada teknologi. Representasinya adalah pada aplikasi learning management system. Di ITB, penulis terlibat di pengembangan aplikasi OLsys atau disebut dengan open learning system. Aplikasi LMS dengan mempelajari fitur-fitur pada Webct Blackboard. Sebelum kemudian migrasi ke aplikasi opensource Moodle. Setelah sekian lama, penulis menyadari betul bahwa teknologi adalah salah satu faktor dari penerapan e-learning. Berikut adalah beberapa tinjauan yang dilakukan penulis terhadap aplikasi LMS sebagai bagian sisi teknologi penerapan e-learning dengan merangkum dari berbagai acuan referensi.

Faktor kekuatan aplikasi Learning Management System

  • Kehadiran dan Akseptabilitas
  • Menyediakan sistem terpusat dan terkelola untuk training online dan offline
  • Kemampuan integrasi dengan HR-MS/IS
  • Sistem Pelaporan yang lengkap
  • Kinerja yang baik untuk pengaturan kursus, penyampaian dan penelusuran pembelajaran formal
  • Kemampuan untuk mengelola kompetensi dan pengelolaan talent

Faktor kelemahan aplikasi Learning Management System

  • Fokus pada pengendalian dan pengelolaan, bukan pada pengalaman belajar
  • Belum web2.0 ready, dan menawarkan cara akses yang kadaluarsa
  • Fokus pada pembelajaran formal yang dipaksakan kepada siswa
  • Tidak adanya standar yang mengatur pengembangan LMS
  • Keselurahan pengalaman customer dengan LMS ini tidak selalu konsisten

Faktor Potensi dan Peluang aplikasi Learning Management System

  • Menciptakan lingkungan berpusat pada pembelajar (learner-centric) dibandingkan dengan sistem penyampaian kuliah terpusat, melalui pembelajaran sosial dan informal
  • Memberikan fungsionalitas pengelolaan talent dalam kontek pembelajaran formal dan informal

Faktor Ancaman aplikasi Learning Management System

  • Seiring dengan peningkatan fragmentasi pasar, semakin banyak sistem LMS menjadi tidak selaras dengan tuntutan sehingga menciptakan disonansi tingkat yang lebih tinggi dengan LMS
  • Software social networking dapat memperluas untuk mengambil alih fungsionalitas LMS serta menjadi kompetitor LMS itu sendiri

Rincian dari masing-masing faktor akan penulis sampaikan lebih lanjut pada kesempatan berikutnya.

-sumber : upsidelearning.com, wikipedia.org, moodle.org-

Fitur Moodle 2.0 – Learning Path

Setelah beberapa kali perlu untuk install ulang moodle2.0 RC1-nya karena kompatibilitasnya dengan browser yang agak sedikit bermasalah, malam ini saat diujicoba fitur-fiturnya sudah tidak lagi menemukan kendala. Pada saat beberapa kali mengisi training e-learning, banyak peserta yang mempertanyakan bagaimana apabila seorang instruktur ingin mengetahui sejauh mana peserta atau murid menjalankan proses pembelajarannya.

Moodle terdahulu belum memiliki fitur khusus yang menangani penelusuran user ini. Kecuali beberapa fitur seperti activity locking yang dirancang untuk mengunci aktivitas. Hanya implementasi activity locking ini cukup rumit. Beberapa diantaranya malah membuat sistem moodle down. Sedangkan di Moodle versi 2.0, penelusuran pembelajaran siswa sudah langsung masuk di dalam versi moodle standar. Tentu saja hal ini memudahkan bagi pengajar untuk mensupervisi kegiatan pembelajaran mandiri yang dilakukan siswa.

Seorang instruktur atau pengajar dapat menentukan proses penelusuran pembelajaran yang diikuti masing-masing siswa. Ada dua tipe penelusuran, tipe pertama adalah berdasarkan syarat yang ditentukan oleh dosen. Tipe kedua adalah siswa sendiri yang memutuskan apakah yang bersangkutan sudah selesai mengikuti pelajaran atau belum. Cara kedua ini, siswa cukup memberikan ceklis pada bahan ajar yang tersedia. Instruktur dalam kegiatan pembelajaran ini menjadi penting. Instruktur benar-benar perlu mendefinisikan rancangan pembelajarannya dengan baik serta mendefinisikan ketentuan-ketentuan seorang siswa dinyatakan berhasil mengikuti pembelajaran bukan hanya per keseluruhan materi, tetapi juga mulai dari per sesi atau per topik.

Dengan fitur penelusuran pembelajaran ini, maka peranan pengajar dalam pembelajaran online tidak cukup hanya memberikan bahan pembelajaran tetapi juga menjadi sutradara pembelajaran itu sendiri. Menutup tulisan saya malam ini, saya sampaikan : selamat menyusun rangkaian/skenario pembelajaran.