Proporsi Kelas Online & Blendedlearning

image

Model pemberdayaan teknologi untuk pembelajaran dalam e-learning kemudian dinyatakan dengan persentasi atau proporsi jumlah penyampaian yang dilaksanakan dengan online atau tradisional. Acuannya sebagaimana disampaikan oleh Allen dan Seaman (Allen & Seaman, 2010) ditetapkan bahwa blendedlearning proporsinya adalah 30-79% online. Artinya apabila dari 14 minggu pembelajaran , kita menyelenggaran 3 minggu melalui online berarti sudah bisa disebut blendedlearning.

Apabila mengacu pada peraturan menteri No 109/2013 , satu mata kuliah diberikan secara full elearning / distant learning apabila 50+% penyampaian pembelajaran  melalui online. Ketentuan di poin berikutnya menyebutkan , apabila mata kuliah sudah full elearning maka penyampaiannya harus berijin . Mata kuliah tersebut diajukan kepada Ditjen Pembelajaran untuk diberi lisensinya . Atau diajukan kepada PDITT untuk dimuat dalam situs PDITT.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s