Opengoo – Migration [Notes]

Problem

Persoalan yang dihadapi pada saat migrasi adalah meyakinkan semua fitur bisa berjalan dengan optimal.

Pada saat opengoo di pindahkan dari mesin lokal ke mesin server, hasilnya adalah blank page saat url-nya diakses.

Salah satu persoalan yang rumit ketika mendeploy aplikasi web adalah memperoleh hasil ‘blank’. Jika saja error-nya muncul, maka akan mudah melakukan ‘debugging’. sebaliknya pada saat tampilannya ‘blank’, kita tidak tahu persoalannya ada dimana.

Hasil konsultasi dengan google, diperoleh salah satu solusi, yaitu aktifkan debuggernya dengan mengakses ke file include/config.php serta mengaktifkan bagian debug,.

Setelah dilakukan muncul error yang ‘aneh’ juga, yaitu : DB Class not available. Ketika dicari, DB Classnya di bagian library dan include, ternyata file-nya ada dan utuh. Di tes lagi di lokal komputer, aplikasinya baik-baik saja.

Solution

Kemudian dilakukanlah langkah-langkah ‘benchmarking’ dari folder ke folder, dari file ke file. Ternyata diperoleh bahwa di folder ‘cache’ ada file yang tidak dikehendaki yaitu : autoloader.php. File ini secara otomatis dibuatkan oleh installer opengoo. pada saat dipindahkan, file ini ikut terbawa padahal beberapa konfigurasi juga ikut ditulis di file tersebut.

Alhasil, saat autoloader.php ini dihapus. Aplikasi bisa berjalan kembali dengan lancar tidak kurang suatu apa.

Notes on Migration

Catatan kecil lainnya, adalah bahwa mesin lokal dan mesin host/server perlu disiapkan environmentnya sehingga keduanya memiliki spesifikasi environment yang memadai.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s