Memimpikan Punya Tempat Parkir Sepeda di dalam Kampus ITB

Kalau banyak orang bicara tentang penghematan energi, maka malah lahan parkir di seputar kampus sudah dipenuhi mobil-mobil dan motor-motor. Sungguh berbeda dengan keadaan dulu waktu saya mulai masuk ITB di tahun 1996.

Padahal sebagian besar mahasiswa di ITB, tempat kos atau tempat tinggalnya paling banter ada dalam radius 5 km dari kampus. Dengan lingkungan kota Bandung yang cenderung lebih dingin dibanding kota pendidikan lainnya, maka lebih enak bila ke kampus itu jalan kaki atau naik sepeda.

Tapi mahasiswa sekarang sepertinya sudah ngga lagi peduli dengan kondisi lingkungan sekitarnya. Mendingan naik mobil aja, tokh mobilnya juga dikasih oleh orang tuanya masing-masing lengkap dengan sewa garasi serta bensinnya.

Ingin rasanya mengusulkan ke atasan saya, untuk menyediakan tempat parkir sepeda di setiap gedung-gedung publik seperti GKU, TVST, ComLabs, PLN, PAU. Tentu saja dengan kebijakan ini akan memicu mahasiswa-mahasiswa untuk memilih sepeda sebagai alat transportasinya. Tentu saja dengan iming-iming lebih hemat dana, bebas biaya parkir, dan bebas masuk ke lingkungan kampus ITB, serta lebih aman untuk masuk ke gang-gang kecil tempat kost-an mahasiswa.

Kalau dihitung pun biayanya, tempat parkir sepeda ini tentu lebih murah dibandingkan dengan pemborosan bahan bakar serta polusi yang ditimbulkan oleh asap kendaraan bermotor. Dan kebijakan ini, pastinya akan sangat mendukung ITB green … menuju lingkungan kampus yang asri dan bebas polusi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s