Sepanjang Jalur Mudik Solo – Semarang

Kalau ditanya padaku, apa yang membuatku paling berkesan saat mudik lebaran 1429 H ini? Maka pasti kujawab, yang paling berkesan adalah perjalanan mudik Solo – Semarang.

Tradisi mudik merupakan tradisi yang tidak bisa dilepaskan dari budaya masyarakat Indonesia. Tradisi ini sangat berakar di masyarakat Indonesia karena beberapa adat-istiadat yang tumbuh sejak jaman nenek moyang. Adat istiadat tersebut dimulai dari mobilitas masyarakat yang dengan berbagai alasan, harus tinggal jauh dari kampung halamannya.

Nah, pada saat lebaran, semua keluarga itu bersepakat secara konvensi untuk pulang ke masing-masing kampung halamannya untuk bertemu, bersilaturahmi serta melepaskan kerinduan setelah sekian lama tidak bersua. Akhirnya.. penuhlah jalanan dengan orang-orang yang mudik di hari sebelum lebaran, dan penuh juga jalanan dengan orang-orang yang balik di hari pasca lebaran untuk kembali ke tempatnya hijrah.

Cerita yang berhasil kususun pada mudik kemarin adalah saat harus menghadiri acara keluarga di Solo. Perjalanan yang biasanya ditempuh selama 3 s.d 4 jam tersebut, akhirnya berhasil ditempuh selama 7 jam. Pada saat perjalanan berangkat sih.. kondisi jalanan lancar-lancar saja. Bahkan dengan kecepatan standar pun, jalur tersebut bisa ditempuh dengan cukup singkat. Namun saat perjalanan berangkat ini pun, pemandangan dari arah sebaliknya sudah membuat hati ini berdesir. Kendaraan dari arah berlawanan harus antri cukup panjang. Alhasil, pada saat kami harus balik ke Solo, kita dapatkan pengalaman yang sama. Kedua kaki ini pegal-pegal karena harus selalu mainkan pedal gas, rem, dan kopling. Emosi pun turut bermain, melihat kendaraan lain dengan sewenang-wenang menyalip kendaraan kita dari arah kanan. Belum lagi, kendaraan sedang patroli perintis dengan raungan sirine memecah jalan, karena mengawal para pejabat yang ingin pulang dengan leluasa.

Untunglah, perjalanan Semarang Bandung lebih leluasa. Dengan memilih waktu pulang yang tepat, perjalanan ke Bandung yang ekspektasinya bakal antri juga malahan lancar sekali. Alhamdulillah. Kami pun bisa sampai di rumah dengan lega dan gembira.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s