Technology yang ‘More Human ..’ atau Manusia yang ‘More Human’

Kalau lihat film-film bertema teknologi, robot misalnya, selalu digambarkan bhw teknologi itu sangat melayani kepada manusia. Mungkin pembuat film ini menginginkan suatu alat/perangkat yang bisa support manusia. makanya dibuatlah gambaran robot itu yang ‘humanis’.

Pada satu saat juga, saya baca berita Touchscreen-nya Microsoft yang benar-benar human. Dibuat so simple sehingga meja pun bisa diajak bicara.. :D

Ternyata memang arahan ke depan, teknologi itu akan menjadi satu alat yang ‘human’. Misalnya saja saat kita menulis username dan password, ketika huruf yang kita ketik itu CapsLocknya nyala maka komputer tadi memberi info bhw CapsLocknya nyala untuk menghindari pengguna komputer tersebut salah mengisi username dan password tadi.

Untuk komputer, hal itu sangat mudah diprogram. (walaupun harus berkerut kening, mikir baris program yang ditulis harus apa, :D) Nah next question-nya adalah, kalau perangkatnya itu adalah manusia itu sendiri.. bagaimana program yang harus dilakukan supaya mereka bisa ‘more human’…

Sehingga kita akan nyaman saat bertransaksi, atau membangun relasi dengan ‘human’ itu sendiri. Supaya terhindar juga dari beragam kekeliruan yang mungkin terjadi, karena ada orang-orang di sekitar kita yang selalu memberikan respon positif terhadap kekeliruan kita.

One thought on “Technology yang ‘More Human ..’ atau Manusia yang ‘More Human’

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s