T-Cash : Another Mobile Payment Methodology & Services

Kemarin, aku dan beberapa rekanku terlibat diskusi lumayan cukup lama di kantor tempatku bekerja. Institusiku mendapatkan sejenis penawaran dari Telkomsel untuk mengimplementasikan suatu layanan yang diberikan oleh Telkomsel, yaitu T-Cash. Pada awalnya, aku sendiri tidak terlalu paham tentang T-Cash ini wujudnya seperti apa. Yang jelas, kemarin kita mendiskusikan dengan bahan acuan adalah dokumen yang dikirimkan oleh mitra tersebut.

Mengambil dari situsnya Telkomsel, Tcash adalah Telkomsel Cash, merupakan suatu layanan yang memungkinkan pelanggan untuk menggunakan mobile phone-nya (MSISDN) melakukan transaksi seperti pembelian, pembayaran, dan lain sebagainya. Layanan baru ini dapat dinikmati melalui dua cara, yaitu secara offline atau secara online. Secara offline, pelanggan dapat menggunakan kartu yang berisi sejumlah nilai uang, yang bisa digunakan untuk melakukan transaksi pada merchant-merchant yang telah bekerja sama dengan Telkomsel. Secara online, layanan ini dapat dinikmati melalui USSD, SMS.
Salah satu keuntungan praktis lain dari layanan ini adalah, bahwa pelanggan tidak perlu membawa uang tunai untuk melakukan pembelian.

Dengan kata lain, Tcash itu adalah deposit user di Telkomsel yang kemudian dapat digunakan untuk melakukan pembayaran. Peran Tcash sendiri di sana adalah seperti Bank yang mengeluarkan ATM. Bedanya, uang tidak bisa diambil dalam format cash. Uang hanya bisa dilakukan untuk pembayaran transaksi yang telah dilakukan oleh user kepada merchant yang bekerja sama dengan Telkomsel.

Masih mengambil dari situsnya Telkomsel, daftar merchant yang sudah bekerja sama dengan Telkomsel bisa dilihat disitusnya : http://www.telkomsel.com/web/daftar_merchant_tcash
Yang masih menjadi pertanyaanku adalah, seberapa diuntungkannya user dengan menggunakan layanan tersebut. User ini sendiri bisa dikategorisasi menjadi user merchant dan user pelanggan merchant tersebut. Kalau dari sisi telkomselnya sendiri, keuntungan yang diperoleh adalah dari layanan sms-nya dan juga uang yang dideposit oleh pengguna yang secara virtual dikelola oleh Telkomsel. Yang pasti, marketing Telkomsel harus berjuang untuk mendapatkan banyak merchant yang bisa diajak kerjasama untuk menjalankan transaksi via T-Cash. Selain tentu saja, harus juga mengedukasi user untuk mengalihkan sebagian uangnya untuk didepositkan di T-Cash.

Seperti menjamurnya sms service yang ada, sepertinya layanan ini juga patut dicoba. Mudah-mudahan saja bisa bermanfaat. Hanya saja, kalau ajakan ke Bank adalah “Ayoo ke Bank..” untuk nabung dan investasi, kalau T-Cash bakalan mirip kartu kredit, …”Ayoo belanja.. “.

Untuk penggunaan T-cash sendiri, bisa dilihat di link berikut : http://www.telkomsel.com/web/cara_penggunaan_tcash

But, it’s just another technology. Lihatlah technology sebagai tool untuk menghasilkan output dari input yang diberikan. Bila Anda memandang teknologi ini perlu, silakan digunakan tapi, bila tidak.. keep it sebagai sebuah log yang anda tulis dalam blog Anda.. 

One thought on “T-Cash : Another Mobile Payment Methodology & Services

  1. Tetap saja T-cash ini masih tertinggal dengan mobile payment yang sudah jalan di negeri-negeri lain kayak India (apalagi dengan AS)…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s